Situs resmi Adiwarman A. Karim Mekanisme Kerja Pegadaian Konvensional dan Syariah
YOU ARE HERE: Home Media Radio Mekanisme Kerja Pegadaian Konvensional dan Syariah

Mekanisme Kerja Pegadaian Konvensional dan Syariah

E-mail Print PDF

pegadaian konvensional dan pegadaian syariah. Apa saja perbedaannya? Kita ikuti penjelasannya, berikut ini.

 

Pada episode sebelumnya kita telah membahas mengenai konsep pegadaian secara umum, termasuk untuk keperluan yang seperti apa, yang bisa dipenuhi dari pegadaian. Kini nara sumber kita Adiwarman Karim, Presiden Direktur Karim Business Consulting, akan merincikan cara kerja pegadaian konvensional dan pegadaian syariah. Apa saja perbedaannya? Kita ikuti penjelasannya, berikut ini.

“Dalam pegadaian, obyek yang digadaikan biasanya terdiri dari emas dan perhiasan lainnya. Meskipun perhiasan berlian kurang diminati oleh pegadaian, karena beberapa factor dalam prakteknya yaitu adanya penipuan. Jadi yang lebih diminati adalah emas, karena lebih mudah ditandai keasliannya. Selain perhiasan, diterima pula kendaraan seperti mobil, motor dll, meskipun tetap yang lebih disukai adalah emas. Cara kerja pegadaian yang konvensional ini adalah dengan cara: orang yang perlu uang datang ke tempat pegadaian, mereka akan menyerahkan barang yang akan digadaikan, barang yang akan digadaikan ini akan ditaksir oleh petugas, dan nilai taksirannya akan diberikan dalam bentuk uang. Sehingga orang yang memerlukan uang itu akan menerima sejumlah uang, sesuai nilai taksir barang yang digadaikannya. Mereka biasanya menggadaikan barangnya selama 4, 6 bulan, sesuai yang disepakati, tapi biasanya tidak lebih dari 1 tahun. Jadi biasanya kegunaannya ini agak berbeda dari bank yang bisa 2 atau 3 tahun, ini untuk kegunaan yang mendesak.”

Layaknya pada lembaga keuangan lainnya, pegadaian pun mengenakan bunga untuk jasa yang dilakukannya.

“Dari jumlah uang yang diberikan tersebut, maka pegadaian akan mengenakan jasa uang, atau yang di perbankan disebut bunga. Sehingga orang yang menggadaikan tadi akan membayarkan bunga, dan pada saat jatuh temponya mereka akan membayar kembali barang tersebut, sehingga mereka memperoleh kembali barangnya. Secara ringkas itu adalah cara kerja pegadaian yang konvensional.”

Sedangkan pada pegadaian syariah, proses pinjam-meminjamnya masih sama dengan pegadaian konvensional. Secara umum tidak ada perbedaan dari sisi peminjam. Hanya saja, bunga yang dikenakan pada pegadaian konvensional, diganti dengan biaya penitipan pada pegadaian syariah.

“Sedangkan pegadaian syariah mempunyai mekanisme yang sedikit berbeda. Yaitu yang pertama, apabila ada orang yang membutuhkan uang dan mereka datang ke pegadaian syariah, maka secara teknis akan dilakukan penaksiran terhadap barang yang akan digadaikan. Kemudian setelah dilakukan penaksiran terhadap barang yang digadaikan, orang tersebut akan mendapatkan sejumlah dana sesuai nilai taksiran tersbut. Sampai sini masih sama dengan pegadaian konvensional, di mana terjadi proses pinjam-meminjam uang. Bedanya di pegadaian konvensional dikenakan bunga, yang biasa disebut jasa uang, sedangkan di syariah mereka tidak bisa mengenakan bunga atau jasa uang. Lalu dari mana pegadaian syariah mendapatkan keuntungan jika mereka tidak bisa mengenakan bunga atau yang tadi kita sebut sebagai jasa uang? Barang yang digadaikan tersebut, harus dtitipkan. Tempat penitipan inilah yang dibayar jasanya. Jadi ada jasa penitipan barang.. Jasa pentipan ini tidak serta merta dikalikan dari persentase tertentu, tapi dia dikaitkan dengan suatu rate tertentu. Misalnya kalau barangnya sekian gram sampai sekian gram, biaya penitipannya sekian. Sehinga yang terjadi di pegadaian syariah ini, nasabah dikenakan charge berupa biaya tempat pentipian. Jadi mereka membayar biaya sewa penitipan.”

Selain dari biaya sewa penitipan yang menggantikan bunga, dalam pegadaian syariah peminjam cuma bisa menggadaikan barang dalam bentuk emas, dan belum bisa dalam bentuk barang yang lainnya seperti pada pegadaian konvensional.

“Di dalam pegadaian syariah juga, perbedaan berikutnya, yang dilakukan sejauh ini hanya gadai emas saja. Sedangkan gadai perhiasan di luar emas, yang dinilai emasnya saja. Begitu juga gadai mobil, motor, belum dilakukan di pegadaian syariah. Sehingga dalam pegadaian syariah ini masih terbatas dalam emas saja dan dikenakan biaya penyewaan tempat penitipan. Sama dengan konvensional, di pegadaian syariah pun jangka waktunya tidak panjang. Hanya sekitar 4, 6, 8 atau 12 bulan saja. Tidak melebihi dari itu, karena pegadaian ini harus kita gunakan secara hati hati untuk keperluan yang betul-betul mendesak dan penting saja. Untuk kebutuhan lain, pegadaian bukanlah tempat yang cocok untuk memenuhi kebutuhan yang sifatnya lebih jangka panjang dan nilainya lebih besar.”

Mengingat bunganya yang secara umum lebih besar daripada lembaga keuangan lainnya, maka Adiwarman Karim, Presiden Direktur Karim Business Consulting, tidak merekomendasikan jasa pegadaian untuk pinjaman jangka panjang. Dirinya menyarankan untuk menggunakan jasa pegadaian, hanya jika memenuhi syarat mendesak dan penting, seperti yang telah diungkapkan dalam episode sebelumnya

October 9, 2006 [aji : aji @ mediacorp.com.sg]

Mekanisme Kerja Pegadaian Konvensional dan Syariah
Last Updated ( Wednesday, 11 April 2012 17:16 )  

Radio Singapur Siaran Indonesia

1. Ajari Anak Anda Cari Duit Sendiri Play Download this file
2. Controlled Pain Sebagai Cara Efektif Kelola Keuangan Keluarga Play Download this file
3. Falsafah Controlled Pain Tumbuhkan Kreativitas Play Download this file
4. Kemas Ide Bisnis Anda Play Download this file
5. Manfaatkan TemanAnda Play Download this file
6. Merencanakan Berhutang Play Download this file
7. Rencanakan Pengeluaran Anda Setiap Awal Tahun Play Download this file
8. Seri Tumbuhkan Semangat Keusahawanan Anak1 - Membeli Itu Sebagian Jiwa Berbisnis Play Download this file
9. Seri Tumbuhkan Semangat Keusahawanan Anak2 - Keluarga Dan Sekolah Sebagai Pasar Bisnis Si Kecil Play Download this file
10. Seri Tumbuhkan Semangat Keusahawanan Anak3 - Ketika Bisnis Si Kecil Gagal Play Download this file

Kemilau Hati | radioalazhar.com

1. Amal-amal Khusus Play Download this file
2. Dibalik Bukit Uhud Play Download this file
3. Doa Meminta Hujan Play Download this file
4. Empat Intisari dari 4000 Hadist Play Download this file
5. Empat Pengakuan Dusta Play Download this file
6. Empat Perkara yang baik dan yang Buruk Play Download this file
7. Indah nya dengan Sedekah 01 Play Download this file
8. Indah nya dengan Sedekah 02 Play Download this file
9. Kedermawanan Abdurrahman bin Auf Play Download this file
10. Kedermawanan Sosial Play Download this file
11. Keistimewaan umat Nabi Muhammad SAW Play Download this file
12. Lima Hal Negatif dalam Mengumpulkan Harta Play Download this file
13. Lima Penawaran Hati Play Download this file
14. Memuliakan Tetangga Play Download this file
15. Salah Alamat Play Download this file
16. Sedekah Dalam Berbisnis Play Download this file
17. Sesuatu yang ajaib 01 Play Download this file
18. Sesuatu yang ajaib 02 Play Download this file
19. Syukur dalam Sempit Play Download this file
20. Yakin atas pertolongan Allah Play Download this file
21. Zakat 1 Play Download this file
22. Zakat 2 Play Download this file

Statistics

Members : 150
Content : 119
Web Links : 6
Content View Hits : 125265

Who's Online

We have 2 guests online